Wednesday, March 11, 2009

Orang tua yang bodoh

Seorang gadis berponi memakai kemeja putih dan rok biru menaiki tangga Istana Plaza Bandung, mataku langsung tertuju pada benda kotak berbaju hijau ditangannya. Tak lama setelah mengamati benda itu, saya tau itu adalah sebuah telepon genggam dengan nama Blackberry selain itu saya juga mengenal baik jenis Blackberry yang digenggamnya, yaaa itu Blackberry Bold yang nilai belinya kisaran Rp. 8.OOO.OOO,OO . Hal pertama yang saya pikirkan adalah betapa canggihnya B.Bold itu sampai-sampai harganya menandingi harga notebook. Setelah itu saya sempat berpikir orang tua macam apa yang membelikan anaknya yang masih sangat lugu tadi sebuah alat canggih nan mahal seperti itu. Terbayangkan olehku orang tua yang menjemput anaknya dengan mobil paling sempurna di seantero Indonesia atau orang tua yang memang memiliki otak atau insting yang berlebihan mengenai barang mahal atau mungkin orang tua yang bahkan tidak memiliki otak dan insting akan cara mereka mendidik anaknya. Seorang anak abg tau jelas moto hidup mereka "Ask more more and more" dan sangat beruntung jika mereka berdampingan dengan orang tua yang prinsipnya "Give more is better". Tanpa perlu ditelusuri lebih dalam, orang tua seperti itu dapat dikatakan sebagai orang tua yang bodoh karena memeberikan asupan uang yang tidak tepat pada pertumbuhan anaknya. Tapi apa boleh buat, mungkin jika saya ditempatkan pada posisi sebagai orang tua yang kaya raya dan bingung uang yang saya peroleh ini musti dibuang kemana, pasti saya pun akan bertindak sebodoh itu. Dalam kehidupan nyata hal itu memang sering terjadi, tapi saya sering menemui orang tua yang sangat bijaksana dan kaya yang sangat berbanding terbalik dengan orang tua yang bodoh ini. Akhir kata, hidup ini akan sangat sulit bagi anak-anak yang memiliki orang tua yang bodoh karena apa yang mereka miliki sekarang belum tentu dapat mereka raih kelak jika orang tua sudah tidak mau menanggung pengeluaran mereka.

No comments: